WARTASUBANG.COM,SUBANG – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah melalui Departemen Syiar dan Pembinaan menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal berstandar SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) di Masjid Jami’ At-Taqwa, Desa Curugrendeng, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Departemen Syiar dan Pembinaan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Subang, Pemerintah Desa Curugrendeng, MUI Desa Curugrendeng, serta DKM Masjid Jami’ At-Taqwa Curugrendeng.
Sebanyak 30 peserta yang merupakan delegasi resmi dari pengurus DKM masjid se-Desa Curugrendeng mengikuti pelatihan tersebut.
Acara dibuka langsung oleh Ketua DKM Masjid Jami’ At-Taqwa Curugrendeng, H. Iyep Nurdiansah, S.Pd., serta dihadiri Ketua MUI Desa Curugrendeng, KH. Suherman, SH., MH.
Wakil Manajer Departemen Syiar dan Pembinaan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah wilayah eksternal, Ust. Taufik Hidayat, S.Pd., Gr., mengatakan pelatihan tersebut bukan hanya sebagai persiapan teknis panitia kurban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas syiar masjid di tengah masyarakat.
Menurutnya, hingga saat ini As-Syifa telah menjalin sinergi dengan lebih dari 100 masjid dan 150 majelis taklim di Kabupaten Subang.
“As-Syifa adalah lembaga milik umat. Mari sama-sama kita manfaatkan untuk kebaikan bersama, mulai dari potensi syiar, pencerahan bagi masyarakat sekitar, hingga aktivasi kegiatan-kegiatan masjid,” ujar Ust. Taufik dalam sambutannya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi langsung dari Ketua Juleha Kabupaten Subang sekaligus juru sembelih tersertifikasi BNSP dan BPJPH RI, Ustadz Andi Subastian Abadi, S.Psi., Gr., M.M.
Materi yang diberikan meliputi standar SKKNI juru sembelih halal, teknik tali dan simpul, teknik penyembelihan hewan kurban, hingga praktik dasar penyembelihan guna memastikan daging kurban yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Salah seorang peserta, Ust. Drs. Asep Ali Suratman dari DKM Al Muawanah Cinengah, mengaku mendapatkan manfaat besar dari pelatihan tersebut.
Meski telah berpengalaman menyembelih hewan kurban selama empat tahun, dirinya merasa pelatihan itu meningkatkan pemahaman dan rasa percaya dirinya.
“Syukur Alhamdulillah, walaupun saya sudah beberapa kali menyembelih, sebelumnya masih ada rasa kurang percaya diri. Setelah mengikuti pelatihan dari As-Syifa dengan pemateri langsung Ketua Juleha Subang, InsyaAllah saya semakin yakin dengan ilmu yang telah dijelaskan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, panitia kurban di tingkat DKM diharapkan memiliki pemahaman serta keterampilan penyembelihan yang sesuai syariat dan terstandarisasi, sehingga pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan lebih baik dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.










