WARTASUBANG.COM, SUBANG – Kelompok Tani Cinangka 2 Desa Jalancagak Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, berhasil melaksanakan panen padi varietas Inpari 32 dengan hasil yang menggembirakan. Panen dilakukan di lahan seluas 28 hektare dengan produktivitas rata-rata mencapai 5 ton gabah per hektare, Pada Senin 8/6/2026.
Dengan capaian tersebut, total produksi gabah yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar 140 ton. Hasil panen ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian di wilayah Jalancagak masih memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Koordinator Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jalancagak, Alan Suherlan, A.Md., mengatakan keberhasilan panen tersebut tidak terlepas dari kerja keras petani serta pendampingan yang dilakukan penyuluh pertanian sejak masa tanam hingga panen.
“Varietas Inpari 32 masih menjadi salah satu pilihan petani karena memiliki produktivitas yang baik dan mampu beradaptasi dengan kondisi lahan pertanian di wilayah Jalancagak. Dari luas panen 28 hektare dengan produktivitas rata-rata 5 ton per hektare, total produksi mencapai sekitar 140 ton gabah,” ujarnya saat meninjau lokasi panen.
Menurut Alan, keberhasilan tersebut didukung oleh penerapan teknik budidaya yang tepat, mulai dari penggunaan benih unggul, pengolahan lahan yang baik, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman secara optimal.
Ia menambahkan, sinergi antara petani, kelompok tani, dan penyuluh pertanian menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas lahan pertanian di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian.
Sementara itu, Kepala UPTD Pertanian Jalancagak, Tatang Sahudin, S.E., mengapresiasi capaian yang diraih Kelompok Tani Cinangka 2. Menurutnya, hasil panen tersebut menunjukkan bahwa petani di wilayah Jalancagak semakin mampu menerapkan budidaya pertanian yang baik dan berkelanjutan.
“Keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara petani, kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan pertanian. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian,” kata Tatang.
Ia menegaskan, UPTD Pertanian Jalancagak akan terus memberikan pendampingan kepada petani melalui kegiatan penyuluhan, penguatan kelembagaan kelompok tani, serta penerapan teknologi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani dalam meningkatkan produksi dan menjaga ketahanan pangan. Pertanian merupakan sektor strategis yang harus terus diperkuat agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.
Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Cinangka 2 menyambut baik hasil panen musim ini. Mereka berharap harga gabah tetap stabil sehingga hasil produksi yang diperoleh dapat memberikan keuntungan yang lebih optimal bagi petani.
Keberhasilan panen padi varietas Inpari 32 ini menjadi salah satu bukti bahwa kolaborasi antara petani, penyuluh pertanian, dan pemerintah mampu mendorong peningkatan produksi pangan daerah.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, produktivitas pertanian di Kecamatan Jalancagak diharapkan terus meningkat dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan Kabupaten Subang.










