WARTA-SUBANG.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat, Jumat (20/2/2026).
Rapat yang digelar di Lembur Pakuan Gubernur Jawa Barat, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang tersebut membahas percepatan pelaksanaan Program Revitalisasi Tambak Pantura yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, kehadirannya secara langsung merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memastikan program prioritas Presiden berjalan optimal dan tidak mengalami hambatan di lapangan.
“Saya datang untuk memastikan pembangunan revitalisasi tambak Pantura ini bisa segera berjalan. Ini program prioritas Presiden, sehingga harus dikawal bersama. Gubernur mengundang beberapa bupati yang wilayahnya terdampak, seperti Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu,” ujarnya.
Menurutnya, revitalisasi tambak Pantura membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar implementasi program tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
“Pelaksanaan revitalisasi ini harus mengutamakan kepentingan masyarakat, mendukung penguatan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambut baik langkah percepatan tersebut. Ia menilai revitalisasi tambak akan mengubah kawasan pesisir utara Jawa Barat yang selama ini menghadapi persoalan tambak terlantar dan abrasi menjadi kawasan produktif.
“Ini kabar menggembirakan bagi warga Pantura. Tambak-tambak yang selama ini terbengkalai dan terdampak abrasi akan direvitalisasi sehingga kembali produktif,” ungkapnya.
Ia juga menyebut program tersebut berpotensi menyerap ratusan ribu tenaga kerja serta meningkatkan produktivitas sektor perikanan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur penunjang agar program berjalan maksimal.
Bagi Kabupaten Subang, kehadiran dalam rapat koordinasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat peran daerah dalam program strategis nasional. Wilayah Pantura Subang termasuk dalam kawasan prioritas revitalisasi yang diharapkan mampu mendorong pemanfaatan tambak secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota di kawasan Pantura, revitalisasi tambak diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir.










