WARTA-SUBANG.COM,BATULICIN – Konsistensi dalam menjaga keselamatan kerja membuahkan hasil membanggakan bagi PT Dahana.
Perusahaan bahan peledak nasional tersebut mencatatkan 4.752 hari kerja aman tanpa kecelakaan (lost time injury) di lingkungan operasional Site Project Jhonlin Baratama–Arutmin Indonesia.
Atas capaian tersebut, PT Dahana menerima penghargaan dalam kegiatan apresiasi mitra kerja yang digelar PT Arutmin Indonesia Site Batulicin, Kalimantan Selatan, Rabu (26/2/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh KTT PT Arutmin Indonesia Batulicin, Cipto Prayitno, kepada Penanggung Jawab Operasional (PJO) Site Project Jhonlin Baratama–Arutmin Indonesia, Wendi Fauzan Saputra.
Selain capaian 4.752 hari kerja aman melalui indikator Safety Indicator for Arutmin’s Performance (SIAP), PT Dahana juga mendapat apresiasi sebagai partisipan aktif dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Wendi menegaskan, capaian ribuan hari kerja aman tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan refleksi dari budaya keselamatan yang tertanam kuat di seluruh lini operasional.
“Pencapaian 4.752 hari kerja aman bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari komitmen bersama seluruh tim dalam menjaga disiplin, kepatuhan terhadap prosedur, dan budaya keselamatan di setiap aktivitas operasional. Keselamatan adalah nilai utama yang tidak dapat ditawar,” ujarnya.
Sementara itu, General Manajer Tambang Umum PT Dahana, Teja Sukmara, menyebut penghargaan tersebut menjadi energi baru bagi perusahaan untuk terus memperkuat standar keselamatan sekaligus memperluas kontribusi sosial di sekitar wilayah operasional.
“Apresiasi dari PT Arutmin Indonesia Site Batulicin ini mempertegas komitmen kami dalam menjaga performa keselamatan kerja serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Keselamatan dan keberlanjutan merupakan fondasi utama dalam setiap langkah bisnis PT Dahana,” kata Teja.
Capaian nyaris 13 tahun kerja aman itu sekaligus menegaskan posisi PT Dahana sebagai mitra strategis industri pertambangan yang mengedepankan profesionalisme, kepatuhan terhadap standar K3, serta tanggung jawab sosial perusahaan secara berkelanjutan.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat budaya K3, meningkatkan kinerja operasional, dan memastikan setiap proses kerja berjalan aman, andal, serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.










