Beranda / PERTANIAN / Jagung Hibrida Cinangka 1 Dipanen, Bukti Nyata Dukungan Daerah pada Ketahanan Pangan Nasional

Jagung Hibrida Cinangka 1 Dipanen, Bukti Nyata Dukungan Daerah pada Ketahanan Pangan Nasional

WARTA-SUBANG.COM, JALANCAGAK – Panen jagung hibrida yang digelar Kelompok Tani (Poktan) Cinangka 1, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Pada Senin, 16/02/2026,  Menjadi bukti nyata dukungan daerah terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Kegiatan panen tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Jalancagak, KOMPOL Dede Suherman, A.Md., bersama Penyuluh Pertanian Desa Jalancagak sekaligus Koordinator Penyuluh (Korluh) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jalancagak, Alan Suherlan, A.Md.

Kehadiran unsur kepolisian dan penyuluh pertanian menunjukkan sinergi lintas sektor dalam memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan nasional.

Kapolsek Jalancagak, KOMPOL Dede Suherman, A.Md., menyampaikan bahwa kegiatan ketahanan pangan merupakan bagian dari program Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat di bidang pangan.

Program tersebut dilaksanakan secara bersinergi dengan Kementerian Pertanian guna memastikan peningkatan produksi komoditas strategis, termasuk jagung.

“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut mendukung program pemerintah, salah satunya ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi dengan Kementerian Pertanian dan para penyuluh, kami berharap produksi pertanian terus meningkat,” ujarnya di sela kegiatan panen.

Sementara itu, Alan Suherlan, A.Md., menjelaskan bahwa jagung hibrida dipilih karena memiliki produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan varietas biasa serta relatif tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Ia menegaskan bahwa pendampingan teknis kepada petani dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, hingga masa panen.

Menurutnya, keberhasilan panen di Poktan Cinangka 1 diharapkan menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya di wilayah Jalancagak untuk mengembangkan komoditas jagung sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan.

Program peningkatan produksi jagung sendiri sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketersediaan pangan nasional, sekaligus mendukung kebutuhan industri pakan ternak dan konsumsi masyarakat.

Dengan kolaborasi antara Polri, Kementerian Pertanian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan target produksi dapat tercapai serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.

Panen jagung hibrida ini pun menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *