WARTA-SUBANG.COM, SUBANG — Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan pentingnya seni Islami sebagai bagian dari dakwah dan pembinaan moral masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., saat melantik dan mengukuhkan Ketua serta Pengurus Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Subang masa bakti 2025–2030.
Pelantikan dan pengukuhan berlangsung di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Senin (9/2/2026).
Wakil Bupati Subang didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ega Agustine Rosyadi, S.Kep., Ners., M.Kep.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Wilayah LASQI Jawa Barat oleh Wakil Sekretaris Jenderal LASQI Pusat, Moch. Imam Nasrulloh, S.H., M.H. Prosesi pelantikan dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah LASQI Jawa Barat yang diwakili Wakil Ketua II LASQI Jawa Barat, Drs. H. Sukim Nur’alif, M.Ag., dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan.
Ketua DPD LASQI Kabupaten Subang, Sri Wahyuningsih, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seni qasidah Islami memiliki peran strategis dalam syiar Islam dan pembinaan akhlak umat.
“Seni qasidah Islami merupakan sarana dakwah yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmen LASQI Subang untuk terus melakukan pembinaan seni Islam, memperluas ruang dakwah melalui seni, serta mendorong keterlibatan generasi muda agar lebih mencintai seni bernuansa Islami.
Sementara itu, Wakil Ketua II LASQI Jawa Barat, Drs. H. Sukim Nur’alif, M.Ag., menilai tantangan dakwah di tengah derasnya arus digitalisasi semakin kompleks.
Menurutnya, seni Islami menjadi salah satu media strategis dalam menjaga nilai moral dan spiritual masyarakat.
“Seni Islam tradisional harus menjadi benteng akhlak umat di tengah perubahan zaman,” katanya.
Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menegaskan bahwa keberadaan LASQI sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
“LASQI memiliki peran penting dalam dakwah kultural melalui seni. Ini harus menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Subang yang religius,” ungkapnya.
Kang Akur berharap LASQI dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat syiar Islam melalui seni qasidah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Subang, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Subang, pimpinan BUMD, Sekretaris Jenderal DPP LASQI, serta jajaran pengurus DPW LASQI Jawa Barat.










