WARTA-SUBANG.COM, SUBANG – PT Dahana menggelar Townhall Meeting Tahun 2026 dengan menghadirkan akademisi dan praktisi bisnis terkemuka, Prof. Rhenald Kasali.
Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Dahana, Subang, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026), sebagai bagian dari upaya menyelaraskan strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan.
Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Townhall Meeting 2026 memiliki agenda utama penyelarasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026, pemaparan kinerja perusahaan, peluncuran 10 program prioritas, serta penandatanganan Key Performance Indicator (KPI) sebagai bentuk komitmen bersama seluruh insan Dahana.
“RKAP 2026 menjadi pijakan penting bagi PT Dahana untuk terus bertumbuh melalui transformasi berkelanjutan, peningkatan kinerja, serta penguatan kolaborasi. Seluruh insan Dahana memiliki peran strategis dalam mewujudkan pertumbuhan yang tidak hanya cepat, tetapi juga memberikan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan bangsa Indonesia,” ujar Hary.
Ia menegaskan, pelaksanaan Townhall Meeting bertujuan memastikan keselarasan visi, strategi, dan langkah kerja seluruh elemen perusahaan, sekaligus mendukung akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan sesuai dengan tema RKAP 2026.
Dalam pemaparannya, Prof. Rhenald Kasali menekankan bahwa lanskap dunia bisnis saat ini tidak lagi bergerak secara linear.
Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut pendekatan dan cara berpikir baru dalam melakukan perbaikan bisnis, sehingga metode konvensional tidak lagi relevan untuk menjawab tantangan yang ada.
Rhenald menilai, PT Dahana perlu memiliki keberanian untuk melakukan lompatan strategis agar dapat bertahan dan terus berkembang.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kepemimpinan dalam menyelaraskan strategi serta menyiapkan organisasi yang adaptif terhadap perubahan.
Selain itu, Rhenald mendorong seluruh insan Dahana untuk mengubah pola pikir dari mentalitas “penumpang” menjadi “pengemudi”, sehingga mampu berperan aktif membawa perusahaan menuju kemajuan yang lebih pesat.
Sementara itu, Komisaris PT Dahana, Wildan Widarman, mengingatkan bahwa inovasi merupakan nyawa perusahaan yang menjadi kiblat industri bahan peledak di Indonesia tersebut.
Ia berharap semangat inovasi yang telah dibangun oleh para pendahulu dapat terus dilanjutkan, khususnya oleh talenta muda Dahana.
“Dahana merupakan salah satu perusahaan yang berkembang sangat cepat dalam satu setengah dekade terakhir. Hal itu terjadi karena inovasi yang kuat dan banyaknya karya cipta yang dihasilkan. Semoga semangat ini terus diteruskan oleh insan Dahana, terutama generasi muda sebagai penopang masa depan perusahaan,” kata Wildan.
Melalui Townhall Meeting 2026, PT Dahana optimistis dapat memperkuat transformasi bisnis dan meningkatkan daya saing perusahaan secara berkelanjutan di tengah dinamika industri yang semakin kompleks./Rls










