Beranda / PERTANIAN / Panen Inpari 32 Jadi Bukti Kebangkitan Penyuluhan Pertanian

Panen Inpari 32 Jadi Bukti Kebangkitan Penyuluhan Pertanian

Warta-subang.com, Jalancagak — Kegiatan panen padi varietas Inpari 32 yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani (Poktan) Cinangka 2, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.

Berdasarkan hasil ubinan, produktivitas padi mencapai 6,5 ton per hektare. Capaian ini menjadi bukti nyata kebangkitan kembali peran penyuluhan pertanian dalam mendukung peningkatan produksi pangan.

Panen dilaksanakan pada lahan demplot budidaya padi sistem tanam Jajar Legowo 2 milik Endang Sumarna, anggota Poktan Cinangka 2 pada Sabtu, 10/01/ 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penyuluh Pertanian Desa Jalancagak sekaligus Koordinator Penyuluh (Korluh) BPP Jalancagak, Alan Suherlan, A.Md., Ketua Gapoktan Mekar Saluyu Desa Jalancagak, Adis Abeba, serta petani anggota Poktan Cinangka 2.

Koordinator Penyuluh BPP Jalancagak, Alan Suherlan, A.Md., menyampaikan bahwa keberhasilan demplot ini merupakan hasil sinergi antara penyuluh pertanian, kelembagaan petani, dan petani pelaksana dalam menerapkan rekomendasi teknis budidaya padi secara optimal.

Penerapan sistem tanam Jajar Legowo 2 terbukti mampu meningkatkan populasi tanaman, efisiensi pemanfaatan unsur hara, serta mendukung peningkatan hasil panen.

“Alhamdulillah, hasil ubinan mencapai 6,5 ton per hektare. Ini menunjukkan bahwa pendampingan penyuluh yang berkelanjutan dan penerapan teknologi budidaya yang tepat dapat memberikan hasil yang signifikan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sejak 1 Januari 2026, penyuluh pertanian berada di bawah Kementerian Pertanian.

Hal tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran strategis penyuluh dalam mendampingi petani secara intensif di lapangan.

Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaeman, penyuluh pertanian dituntut untuk terus hadir dan aktif membina petani tanpa mengenal hari libur, guna mewujudkan swasembada pangan nasional.

Arahan tersebut menjadi semangat bagi penyuluh pertanian untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada petani.

Ketua Gapoktan Mekar Saluyu, Adis Abeba, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian.

Ia berharap keberhasilan demplot padi Inpari 32 ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi petani lainnya untuk menerapkan sistem tanam Jajar Legowo serta menggunakan varietas unggul.

Melalui kegiatan demplot dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas padi di Desa Jalancagak dapat terus meningkat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *