WARTA-SUBANG.COM, SUBANG – Penataan kawasan di jalur Subang Selatan membawa dampak positif terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.
Kawasan yang sebelumnya dipenuhi bangunan semi permanen pedagang di pinggir jalan kini terlihat lebih tertib dan rapi.
Penertiban tersebut dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Subang sebagai bagian dari upaya penataan kawasan serta peningkatan keselamatan berlalu lintas, khususnya di jalur yang menjadi lintasan utama wisatawan saat musim liburan.
Meski dilakukan penertiban, aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan. Pedagang nanas khas Jalancagak masih dapat ditemui di sepanjang jalur Subang Selatan.
Para pedagang kini berjualan dengan cara yang lebih tertib, menggunakan mobil bak terbuka atau gantungan buah sederhana di titik-titik yang tidak mengganggu arus lalu lintas.
Keberadaan pedagang nanas tersebut tetap menjadi daya tarik bagi para pelintas. Nanas Jalancagak yang dikenal memiliki cita rasa manis dan segar masih menjadi pilihan utama wisatawan sebagai oleh-oleh khas Subang, terutama saat meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur Nataru.
Selain penataan pedagang, kondisi infrastruktur jalan di kawasan Subang Selatan juga dinilai semakin baik. Permukaan jalan yang mulus dan tertata rapi membuat perjalanan lebih aman dan lancar, baik bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.
Pengguna jalan juga dimanjakan dengan panorama alam khas Subang Selatan, mulai dari hamparan kebun nanas, perkebunan, hingga latar pegunungan yang asri.
Perpaduan antara penataan kawasan, infrastruktur yang memadai, dan keindahan alam menjadikan jalur Subang Selatan tetap menarik sebagai jalur wisata maupun lintasan utama selama libur akhir tahun.
Dengan penataan tersebut, diharapkan tercipta keseimbangan antara kelancaran lalu lintas, kenyamanan pengguna jalan, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Subang Selatan.










